MUI Kutuk Keras Aksi Terorisme Serang Masjid di Mesir

 MUI Kutuk Keras Aksi Terorisme Serang Masjid di Mesir

JAKARTA – MUI mengutuk keras serangan brutal kelompok militan di sebuah masjid di Rawda, Sinai Utara, Mesir, pada hari Jumat (24/11).

Dari kejadian itu menimbulkan korban tewas 235 orang dan 109 orang luka. Peristiwa tersebut merupakan tragedi kemanusiaan yang sangat memilukan dan menjadi catatan hitam dalam sejarah perjalanan hidup manusia.

Menurut Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa’adi, Islam tidak membenarkan tindakan kekerasan, pembunuhan apalagi pembantaian orang yang sedang melaksanakan ibadah di dalam masjid. Tindakan tersebut adalah perbuatan yang sangat biadab dan jauh dari nilai-nilai ajaran agama.

“Islam adalah agama damai, di dalam peperangan mengajarkan untuk tidak boleh membunuh perempuan, orang tua, anak-anak, para rahib, merusak bumi, memutilasi mayat dan lain sebagainya,” kata Zainut pada wartawan, Sabtu (25/2017).

Maka, lanjut Politisi PPP ini, itu sangat menyedihkan jika ada sekelompok orang yang mengatas namakan agama yang melakukan tindakan brutal dan sadis. Hal tersebut hakekatnya justru menodai kesucian ajaran agama Islam.

Untuk itu, terang Zainut yang duduk sebagai Anggota Komisi IV DPR RI ini, MUI meminta kepada Pemerintah Indonesia agar memelopori diselenggarakannya pertemuan negara-negara Islam untuk melawan ancaman terorisme dan kekerasan yang mengatas namakan agama. Karena hal tersebut merupakan ancaman bagi perdamaian dunia.

“MUI menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam atas wafatnya para korban, semoga almarhum menjadi syahid yang ditempatkan di dalam surga oleh Allah SWT dan kepada para keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menerima musibah,” jelasnya. (HMS)

 

Facebook Comments Box